02 Oktober 2015

Naik Maskapai Angkotnya Indonesia

Karena parno ga kebagian tiket pesawat, buru-buru deh saya cari tiket pesawat dari Solo ke Jakarta. Biasanya saya pakai maskapai Garuda Indonesia, namun mungkin karena masih efek lebaran harga tiket jadi dua kali lipat atau sekitar sejuta lebih, padahal pernah saya bisa dapat harga 600an ribu.   


Cari alernatif lain, pilihan kedua pun jatuh pada maskapai layanan penuh yang baru seumur jagung. Tidak banyak pilihan jam penerbangan memang dari Solo yang dilayani oleh Batik Air. Akhirnya saya memilih salah satu penerbangan yang tidak terlalu mepet dengan penerbangan selanjutnya. Dan, jeng jeng jeng ternyata bandara tujuannya bukan CGK melainkan HLP atau Halim Perdana Kusuma. Enak sih buat yang emang tujuan akhirnya ke Jakarta atau sekitarnya, tapikan saya mau koneksi di CGK. 

Tidak mau membuang waktu lebih banyak lagi, saya langsung nekat membeli tiket Lion Air dengan pertimbangan harga 500an ribu rupiah dan harga ekstra bagasi per kilo yang sangat murah, atau sekitar 80an ribu saja. Tanpa pikir panjang saya langsung melakukan pemesanan melalui traveloka dengan pembayaran melalui transfer dengan rekening BCA.  

Tibalah hari dimana pesawat dijadwalkan terbang jam 17:40. Saya tiba di Bandara Adi Sumarmo Solo pukul empat sore. Seperti biasa kalau ke SOC dengan keluarga pasti mampir ke Indomaret Point, entah beli apa aja yang penting kesitu. Hahaha. Tapi memang selalu ada saja yang mau dibeli di toko kelontong itu. Kemaren saya beli es krim Paddelpop Rainbow Power, ga peduli itu es krim anak-anak atau enggak yang penting enak. Dan untungnya  saya lihat ada luwak white coffe, langsung deh saya beli 2 pak.  

Puas makan es krim sampai clemotan, saya langsung check in dan sekalian bayar ekstra bagasi. Ternyata bagasi saya beratnya 29 Kg, itu artinya saya harus bayar ekstra sembilan Kg tersebut. Setalah saya bayar, keluarlah keringat dingin karena petugas konter cek in ngabarin kalau penerbangan JT 359 terlambat 35 menit. Langsung deh saya bingung, padahal emang panas sih hari itu. Saya jelaskan ke petugas itu kalau saya sedang mengejar penerbangan selanjutnya di Terminal 2 menggunakan maskapai Jetstar Asia. Petugas itupun menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi dari penerbangan sebelumnya jadi mereka tidak bisa berbuat banyak, dan akan memberikan saya informasi lebih lanjut jika penerbangan terlambat lebih dari 35 menit. Dalam hati sedikit tenang, tapi tetap saja bingung, kalau ternyata terlambat lebih dari 35 menit saya memang mau naik maskapai apa coba.  

30 menit sebelum waktu keberangkatan sayapun lansung menuju ruang tunggu, baru duduk lima menit datanglah pesawat Boing 737-900 milik Lion Air, dalam hati, "huh. Lega rasanya." Tak lama kemudian panggilan boarding-pun dikumandangkan (maafkan bahasa saya yang lebay ini), bergegas sayapun jalan cepat sepeti mau antri beli makana di kantin sewatu jaman SMA dulu. Hahaha, masa muda. Karena saya melakukan online cek in, sayapun sudah menentukan kursi yang saya mau. Sayangnya karena sudah tidak ada matahari kursi jendela pun sedikit tidak berguna karena tidak banyak yang bisa dilihat dimalam hari.  

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah jangan naik Lion Air kalau sedang mengejar pesawat. Alternatif lainnya adalah dengan memajukan jam keberangkatan anda lebih cepat atau kalau perlu sehari sebelumnya. Selamat menikmati penerbangan teman-teman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar