25 November 2015

Bandara Paling Males Untuk Transit

Memang sulit dihindari untuk tidak transit di bandara yang berada di Cengkareng ini. Berhubung memang tidak banyak maskapai timur tengah atau Eropa yang terbang ke kota-kota kecil di Indonesia. Kebanyakan pasti code share dengan Garuda Indonesia.  



Paling males itu ketika harus berpindah antar terminal, karena memang desain gedung terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta ini berpisah-pisah, diperparah akses antar gedung yang sangat berantakan dan memalukan. Transportasi satu-satunya yang bisa dinikmati adalah shuttle bus yang ala kadarnya. Bus yang reot, berdecit, kotor, bau, sempit, dan paling bego kenapa busnya pakai dek tinggi. Bayangkan saya bawa koper seberat hampir 30 Kg, dimana itu adalah berat rata-rata bagasi internasional, dan mengangkat ditangga yang sempit dan curam.  

Sebetulnya saya tidak mempermasalahkan penggunan bus sebagai alat transportasi antar terminal. Tapi saya mempermasalahkan penggunaan bus dek tinggi, tidak ada informasi disetiap pemberhentian, dan tidak adanya jadwal yang jelas. Menurut saya Angkasa Pura II kalau memang niat pasti bisa membeli beberapa bus dek rendah, lengkap dengan layar monitor kecil yang menginformasikan tempat pemberhentian. Kelebihan bus dengan dek rendah sangat banyak, apalagi untuk penumpang pesawat yang sudah pasti membawa banyak barang bawaan. Tahukah orang Indonesia kalau mau pergi naik pesawat pulang kampung pasti bawa banyak kardus dan koper. Biasanya saya bawa koper seberat hampir 30 Kg setiap terbang ke Jerman, dan saat itulah terasa berat rasanya mau pindah terminal dari terminal domestik ke internasional.   

Waktu tunggu untuk mengambil bagasi yang sungguh lama, ini juga salah satu penyakit CGK. Saya paling benci saat harus menunggu koper keluar di atas conveyor belt. Saya tidak paham kenapa kerja mereka sangat lamban untuk memproses bagasi penumpang dari pesawat ke terminal. Karena menurut saya CGK adalah bandara hub utama di Indonesia, dimana sebagian besar penumpang pasti akan melanjutkan perjalanan ke bandara lainnya. Ya ya saya tahu CGK masih menggunakan tenaga manusia untuk urusan bagasi pesawat, dimana itu sudah udik banget bandara yang bahkan lebih sibuk daripada bandara Singapura yang dipuja-puja. Tapi setidaknya mereka bisa memperkerjKan tenaga sementara sampai Terminal 3 Ultimate selesai dibuat dengan mesin penyalur bagasi otomatisnya (maaf bahasa saya kacau).  

Larangan tidak boleh membawa minum di area ruang tunggu boarding adalah hal yang aneh menurut saya. Di bandara besar lainnya hal itu sudah tidak diberlakukan lagi. Ya coba pikir, kita masuk ke terminal saja sudah melalui pegamanan yang ketat semua cairan asing sudah pasti tidak diperbolehkan masuk. Tapi inikan saya beli minuman di dalam terminalyang seharusnya sudah melalui kontrol dari pihak yang berwenang. Ah ya sudahlah toh ini juga untuk keamanan saya juga.  

Terakhir soal calo dan porter. Tidak bisa dipungkiri keberadaan mereka karena memang budaya kita yang maunya serba instan dan tidak mau repot. Kebiasaan porter yang bikin saya geleng-geleng adalah saat mereka tidak menyisahakan satupun troli untuk penumpang, ini mereka nglunjakya kalau boleh dibilang. Fasilitas troli ini sehartusnya dieruntukan untuk penumpang pesawat, bukan untuk memuahkan pekerjaan mereka, sudah tyerima uang masa mengorbankan hak orang lain juga sih. Angkasa Pura 2 sbagai pengelola terminal seharusnya bisa menindak tegas ulah nakal para porter ini, atau saya lebih setuju meniadakan pekerjaan ini. Seharusnya hanya dengan memperbanyak troli akan sangat membantu kok. Bicara soal calo, rasanya pengen tutup telinga. Mereka ini berisik dan menggagu kenyamanan. Kenapa mereka masih bisa hidup sih dijaman yang serba online ini. Orang bisa beli tiket beberapa jam sebelum keberangkatan saat dlam perjalanan menggunakan ponsel atau tablet. 

Saya sangat berharap dengan dibangunnya terminal 3 ultimate ini akan membuat sisi kelam cgK lama bisa hilang. Sebetulnya keluhan-keluhan penumpang lebih banyak ke manajemen angkasaPura 2 yang notabene lebih gampang dirubah dan tidak memakan waktu yang lama.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar