| Source |
Pertama, mari kita bedaka dulu barang yang masuk bagasi dan kabin pesawat. Biasanya maskapai memberikan bagasi gratis mulai dari 15 kg, 20 kg, sampai 30 kg untuk penerbangan internasional. Tapi semua itu tergatung maskapai apa yang kamu pakai, bahkan beberapa maskapai LCC (Low Cost Carrier) tidak memberikan bagasi gratis, alias berbayar. Nah, untuk barang yang masuk kabin, biasanya hanya diperbolehkan maksimal 5 kg + 2 kg untuk laptop. Kembali lagi semua itu kebijakan dari masing-masing maskapai.
| Source |
Ohya, ada sedikit tips dari gue. Jangan membuat tas punggung terlalu tebal dengan menata barang kenyamping. Tapi tatalah barang-barang itu bertingkat. Jadi tas punggung akan terlihat lebih ringkas dan ringan. Selain itu kalau memang memungkinkan letakkan barang yang berat diposisi paling atas. Percaya atau tidak dengan itu tas kamu akan terasa lebih ringan, karena beban berada diatas.
Tentu saja jangan masukkan cairan lebih dari 50 ml tiap botol pada tas punggung yang akan dibawa ke kabin. Mending masukkan peralatan mandi dalam koper. Begitu lebih aman.
Bagian terpenting, koper. Timbang dulu berapa berat koper kalian! Hal itu penting. Ada beberapa orang yang menyangkal, "barang bawaan saya kan sedikit, kok bisa lebih berat?" Berat koper itu lumayan memakan kapasitas bagasi, semakin berat kopermu semakin sedikit barang yang bisa kamu masukkan. Makanya beli koper yang ringan aja! Jangan asal mahal tapi berat dan kekuatannya sama aja.
Selain itu, jangan tergiur memasukkan barang yang tidak perlu. Usahakan tidak memasukkan barang yang mudah didapat di tempat tujuan. Contohnya pakaian dingin yang beratnya minta ampun, sepatu, buku, dll. Ohya, kalau memang negara tujuan sedang musim dingin, mending pakaian musim dingin itu dipakai sekaligus. Terlihat bodoh sih saat di bandara Indonesia, tapi setidaknya kamu bisa memasukkan barang lain yang lebih penting dikopermu. Ini juga, kosmetik dan peralatan mandi. Alasan bawa kosmetik ini itu cuma karena merk ini mahal, sudah terlanjur cocok. Atau merek sabun ini tidak ada disana, merk sampo ini mahal, parfum ini dari Paris, bla bla bla. Yang jelas semua itu bisa kamu dapat di negara tujuan, beda merek tak apalah. Toh, suatu saat juga akan pakai merek itu.
Cobalah menyesuaikan tempat yang baru, kalau memang tinggal dalam waktu yang lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar