29 Januari 2014

Pergi ke Luar Negeri Software Harus Asli Semua

Banyak dari kita yang mengkhawatirkan akan software bajakan yang kita miliki didalam laptop saat pergi keluar negeri. Yah! Nggak heran sih orang kita emang kurang bisa menghargai karya programmer. Termasuk gue juga sih. Hahaha...





Yang jelas software bajakan itu hukumnya haram. Dengan alasan apapun, memilikinya saja sudah bersalah. Mau pergi ke luar negeri atau tidak, tetap bersalah dan dapat dipidanakan jika ketahuan memakainya, yah paling tidak denda uang. Hukum di negara kepualuan kita ini memang sangat tidak jelas. Bahkan saya pun nggak pernah tahu ada tidak sih hukum yang mengatur legalitas perangkat lunak? Ah who care! Yang jelas salah gitu deh.

Tapi berdasarkan pengalaman dan cerita dari orang lain, pengecekan perangkat lunak saat di luar negeri itu jarang sih. Asal tidak membawa barang berbahaya pasti bisa memasuki imigrasi dengan lancar. Laptop mati (bukan mode sleep) masuk tas dengan rapi, tas masuk scanner bandara, kemudian lolos tanpa halangan. Yang penting saran gue sih bawa instal software seperlunya saja. Dan kalau memang ada uang, lebih baik beli yang asli.

Setelah biasa tinggal di negara orang pasti kita akan terdorong lebih untuk membeli perangkat lunak asli. Sekarang saja saya sudah mulai beli aplikasi dan game untuk hp android dan macbook dengan software asli. Selain itu dari pengalaman tinggal di negara maju beli software asli itu lebih mudah kok, gak perlu ribet. Kalau memang tidak punya kartu kredit, bisa beli gift card yang bisa didapat di toko-toko. Apalagi iTunes dan Play Store, hampir setiap minimarket pasti jual lah. harganya pun juga sama nilainya yang kita beli, beli 15 Euro ya bayar 15 Euro. Di Indonesia mah beli pulsa 10ribu bayarnya 11ribu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar